KARAWANG – Bokir, id.- (1/3/2026),Kabupaten Karawang menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah kegiatan Silaturahmi Akbar Pers 2026 yang akan digelar pada 11 Maret 2026 di Aula Husni Hamid. Agenda strategis ini akan mempertemukan puluhan wartawan, redaktur, hingga CEO media dari wilayah Jawa Barat 7 yang meliputi Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers merupakan bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif di Karawang.
Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang, tetapi juga menjalankan kontrol sosial serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media akan memperkuat kepercayaan publik serta mendukung stabilitas daerah, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Doni Ardon, menjelaskan bahwa Silaturahmi Akbar Pers 2026 bukan sekadar ajang temu kangen antar insan media. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persahabatan, solidaritas, serta sinergi antarwartawan dan pimpinan perusahaan media.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin mempererat hubungan antarinsan pers sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga profesionalisme dan independensi media,” tegasnya.
Pertemuan strategis ini juga diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat, Karawang dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui kolaborasi positif antara pemerintah, pelaku usaha, dan media.
Dengan persiapan matang serta dukungan berbagai pihak, Silaturahmi Akbar Pers 2026 diyakini akan menjadi agenda bergengsi tingkat regional yang tidak hanya memperkuat jaringan media di wilayah Jawa Barat 7, tetapi juga mempertegas peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah dan penggerak investasi nasional.













