KARAWANG – Bokir, id.- Camat Purwasari Nendi Sopandi murka mengecam keras aksi penculikan dan penganiayaan brutal terhadap Hendro alias Kedok, pengurus Karang Taruna Desa Tamelang. Ia menyebut tindakan itu biadab dan mendesak polisi segera seret pelaku ke pengadilan,(26/6/2026).
Kondisi Korban Kritis
Kedok kini kritis di RSUD Karawang. Akibat penyiksaan saat disekap, korban mengalami luka dalam hingga muntah darah dan masih dalam perawatan intensif. Jumat malam 26 Juni 2026, Camat Nendi terlihat menunggu langsung di IGD untuk mendampingi keluarga.
Kecaman Keras: “Tidak Bisa Ditoleransi!”
“Ini tindakan biadab yang sama sekali tidak bisa ditoleransi! Korban adalah warga kami yang aktif. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Nendi, Kamis 26 Juni 2026. Ia memastikan Pemcam Purwasari akan kawal kasus ini sampai tuntas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Desak Polisi Bertindak Cepat
Camat mendesak Polres Karawang dan Polsek Purwasari untuk:
• Tangkap semua pelaku: Bongkar jaringan oknum penculik dan penganiaya.
• Pasal berlapis: Jerat dengan pasal penculikan berencana, penganiayaan berat, dan ancaman pembunuhan.
• Jamin keamanan: Perketat pengamanan agar kasus serupa tidak terulang.
“Kejar dan tangkap semua oknum yang terlibat! Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,” pungkas Nendi.
Pemcam Purwasari juga menyiapkan dukungan moral dan bantuan hukum untuk keluarga korban. Publik Karawang kini menunggu gerak cepat polisi mengungkap motif dan menangkap seluruh pelaku.










