SEMINAR NASIONAL “HOW TO BE A GREAT TEACHER” DI DOMPU GELAR KURIKULUM CINTA DAN PENGUATAN KARAKTER GURU

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOMPU – Bokir, id.- 
Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Dompu berkumpul mengikuti _Seminar Nasional “How To Be a Great Teacher”_ yang digelar di Aula Paruga Samakai, Senin 13 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan bagi tenaga pendidik dalam mengimplementasikan semangat Kurikulum Merdeka yang menempatkan murid sebagai pusat pembelajaran.

Seminar yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dibuka dengan registrasi peserta sejak pukul 07.30 WITA. Dengan mengusung dresscode baju mengajar hari Senin, para guru hadir seragam, rapi dan mencerminkan semangat keteladanan sebagai pendidik,(14/7/2026).

Dalam pemaparan materinya, para narasumber menekankan bahwa guru hebat di era Kurikulum Merdeka adalah guru yang mampu menghidupkan 3 pilar utama: kecerdasan kognitif, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi pertama yang disampaikan menyoroti implementasi *Pembelajaran Berbasis Proyek P5* sebagai jantung Kurikulum Merdeka. Guru didorong merancang proyek nyata di sekolah yang menumbuhkan nilai gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air. Melalui P5, peserta didik tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar dari lingkungan untuk menjadi pelajar Pancasila yang berkarakter.

Materi kedua mengupas tentang *Diferensiasi Pembelajaran*. Narasumber menegaskan guru harus mampu membaca kebutuhan belajar setiap anak. Dengan memahami gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik, guru dapat menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran agar semua murid merasa dilihat dan diberdayakan.

Baca Juga:  PAWAI KARNAVAL PHBN DESA WARUNGBAMBU MERIAH, KEPALA DESA DAN CAMAT KARAWANG TIMUR LEPAS RATUSAN PESERTA

Materi ketiga fokus pada *Asesmen Formatif dan Penilaian Berbasis Karakter*. Penilaian tidak lagi sebatas angka akademik, tetapi juga mengukur kejujuran, tanggung jawab, empati dan disiplin. Guru diajak menggunakan refleksi harian, portofolio, dan umpan balik untuk memetakan pertumbuhan karakter peserta didik dari PAUD hingga SMP.

Selain itu, sesi khusus juga membahas “Guru Sebagai Pelita”. Narasumber mengingatkan bahwa rekrutmen guru ke depan harus melihat panggilan jiwa. Guru perlu diperkuat melalui pelatihan karakter, spiritualitas dan keteladanan, serta dijamin kesejahteraannya agar dapat mengabdi dengan tenang dan fokus mendidik generasi.

Diskusi dalam seminar menyoroti pentingnya keseimbangan otak, hati dan keterampilan dalam mendidik. Mulai dari PAUD yang menanamkan kejujuran dan kasih sayang, SD yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan disiplin, hingga SMP yang membutuhkan guru sebagai mentor kompas kehidupan agar peserta didik tidak tersesat di tengah derasnya informasi digital.

Panitia juga mengimbau seluruh peserta untuk sarapan terlebih dahulu sebelum ke lokasi dan diperkenankan membawa camilan pribadi agar proses seminar berlangsung dengan fokus dan kondusif hingga selesai.

Seminar ini menutup dengan pesan kuat bahwa investasi terbesar menuju Indonesia Emas 2045 ada pada guru yang direkrut dengan hati dan kurikulum yang membangun karakter. Guru hebat adalah guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan menggerakkan.

Jurnalis: Benny Tambora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak
Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa
Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Nikmatnya Bakso Tetelan Mamah Bila Karawang: Sensasi Tetelan Melimpah dan Kuah Mercon Pedas Gurih di Tirta Mulya
Mars APPI “Panji Kebenaran”, Teguhkan Semangat Pers Indonesia yang Berani dan Berintegritas
KARAWANG JADI PUSAT GAUNG SEMANGAT PERS: Mars APPI Karya Weliari Willy Resmi Menggema
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak

Rabu, 30 September 2026 - 17:06 WIB

Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa

Rabu, 30 September 2026 - 12:53 WIB

Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Berita Terbaru