JAKARTA – Bokir,id.- Sejumlah organisasi relawan dan aktivis yang tergabung dalam Generasi Muda Pejuang Nusantara (GEMA PUAN), Aliansi Relawan Kawal Pemerintahan Bersih Pro Prabowo Subianto (PROPAS), serta Komite Aktivis 98 menyatakan dukungan penuh terhadap Polri yang berada di bawah kewenangan Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan pada Jumat (6/3/2026) sebagai respons atas berbagai isu yang berkembang terkait posisi dan kepemimpinan institusi Kepolisian Republik Indonesia,(6/3/2026).
Dalam pernyataan bersama, para perwakilan organisasi menegaskan bahwa sikap terhadap institusi negara harus berlandaskan fakta, data, dan prinsip konstitusional. Mereka juga mengingatkan bahwa agenda Reformasi 1998 menegaskan pentingnya profesionalisme Polri sebagai lembaga penegak hukum yang terpisah dari dwifungsi ABRI/TNI, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara independen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut mereka, pengabdian Polri selama lebih dari 80 tahun telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan demokrasi di Indonesia. Karena itu, setiap kebijakan terkait institusi tersebut harus tetap menghormati aturan perundang-undangan yang berlaku.
Mereka juga menegaskan bahwa pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden sebagaimana diatur dalam undang-undang, sehingga hak tersebut harus dihormati oleh semua pihak dan tidak dipengaruhi kepentingan politik sesaat.
Selain itu, hasil survei dari Haidar Alwi Institute dan Haidar Alwi Center menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri mencapai 77 persen, yang dinilai mencerminkan masih tingginya kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.
Atas dasar itu, ketiga organisasi menyampaikan empat poin sikap bersama, yakni mendukung penuh Polri di bawah Presiden, menghormati institusi Polri sesuai perundang-undangan, menghargai hak Presiden dalam menentukan kebijakan terkait Polri, serta menjaga tradisi profesionalisme kepolisian demi kepentingan bangsa dan negara.
Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas nasional dan menghormati institusi negara demi persatuan dan kemajuan Indonesia.













