KARAWANG – Bokir,id.- Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar yang ditemukan tewas di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Pelaku yang diketahui masih berstatus anak di bawah umur berhasil diamankan aparat kepolisian dalam waktu kurang dari 2×24 jam setelah kejadian.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat jajaran Satreskrim, Satres PPA, dan Resmob Polres Karawang melalui serangkaian penyelidikan intensif.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang serta rekan-rekan media yang turut membantu penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Kapolres saat konferensi pers.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban dan pelaku diketahui saling mengenal karena bersekolah di tempat yang sama. Peristiwa bermula saat korban menjemput pelaku sebelum keduanya menuju lokasi kejadian di wilayah Batujaya.
Sesampainya di lokasi, pelaku diduga melakukan aksi pembunuhan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Setelah melakukan aksinya, pelaku membawa sepeda motor milik korban dan menjualnya kepada pihak lain.
Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku diduga karena faktor ekonomi dengan tujuan menguasai kendaraan milik korban.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, pakaian, serta sepeda motor milik korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna memperkuat proses penyidikan.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman berat. Meski pelaku masih di bawah umur, proses hukum tetap dilakukan sesuai ketentuan peradilan anak.
Sementara itu, Aep Saepulloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Karawang atas gerak cepat dalam mengungkap kasus tersebut. Ia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut murni dilatarbelakangi motif ekonomi dan tidak berkaitan dengan konflik kelompok maupun suporter sepak bola.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak,” ujar Aep.
Polres Karawang memastikan proses penyidikan masih terus berjalan guna mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.











