Maraknya Top-Up Game oleh Anak di Bawah Umur Jadi Perhatian, Redaksi Bokir id Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG – Bokir, id.- Fenomena anak di bawah umur yang menghabiskan uang dalam jumlah besar untuk membeli kuota internet maupun melakukan top-up permainan daring (game online) semakin menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah orang tua mengaku mengalami kerugian setelah mengetahui anak mereka melakukan transaksi bernilai ratusan ribu rupiah tanpa sepengetahuan maupun persetujuan keluarga.

Berdasarkan berbagai laporan masyarakat yang diterima Redaksi Bokir, id. pada Sabtu (4/7/2026), persoalan tersebut dinilai memerlukan perhatian bersama, tidak hanya dari orang tua, tetapi juga para pelaku usaha konter pulsa dan agen layanan digital di wilayah Kabupaten Karawang.

Salah satu dokumentasi yang diterima redaksi memperlihatkan tangkapan layar akun permainan Free Fire dengan jumlah diamond yang cukup besar. Meski dokumentasi tersebut tidak dapat dijadikan bukti mengenai asal-usul pembelian maupun identitas pemilik akun, tingginya nilai transaksi dalam permainan digital menjadi gambaran meningkatnya pengeluaran anak-anak untuk kebutuhan hiburan berbasis daring.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tersebut, Redaksi Bokir id,mengimbau para pemilik konter pulsa, agen penjualan kuota internet, serta penyedia layanan top-up game agar menerapkan langkah-langkah preventif sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak.

Beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan antara lain:
Lebih berhati-hati ketika melayani transaksi top-up game atau pembelian kuota internet dalam nominal besar oleh anak di bawah umur.

Baca Juga:  Ketua Humas DPP APPI Ikuti Pelatihan Sertifikasi Paralegal FOKKER 4 Nusantara

Apabila nilai transaksi dinilai tidak wajar, pemilik konter dapat menyarankan agar anak terlebih dahulu memperoleh izin atau pendampingan dari orang tua maupun wali sebelum transaksi diproses.

Memberikan edukasi secara santun kepada anak mengenai pentingnya menggunakan uang secara bijak dan tidak berlebihan untuk kebutuhan hiburan digital.

Di sisi lain, tanggung jawab utama dalam pengawasan penggunaan uang maupun perangkat digital tetap berada pada lingkungan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi aktivitas bermain game, membatasi akses terhadap metode pembayaran digital, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.

Fenomena meningkatnya transaksi digital di kalangan anak-anak menjadi tantangan tersendiri di era perkembangan teknologi. Oleh karena itu, sinergi antara keluarga, pelaku usaha, lingkungan masyarakat, serta pemerintah dinilai penting untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Melalui pemberitaan ini, Redaksi Bokir id,mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak dari potensi dampak negatif penggunaan layanan digital yang berlebihan, tanpa menghambat pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Beri Uang Ongkos dan Minta Tumpangan, Pelajar SMK di Tangerang Kehilangan Honda Vario 160 Diduga Akibat Hipnotis
Penuh Haru dan Syukur, Laelatul Badriah Putri Pimpinan Redaksi Bokir.id Tunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci
Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung
Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum
Semarak HUT RI ke-81, Bendahara DPD APPI Karawang Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme
PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional
Resmi Naik Tipe Menjadi Polresta Karawang, DPD APPI Apresiasi Kepemimpinan Polri dan Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Insan Pers Menulis
SDN Kondangjaya 2 Gelar Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua Dukung Program Pendidikan Jawa Barat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Modus Beri Uang Ongkos dan Minta Tumpangan, Pelajar SMK di Tangerang Kehilangan Honda Vario 160 Diduga Akibat Hipnotis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Penuh Haru dan Syukur, Laelatul Badriah Putri Pimpinan Redaksi Bokir.id Tunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:15 WIB

PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional

Berita Terbaru