PURWAKARTA, JABAR – Bokir, id.– Sejumlah insan media bersama komunitas Srikandi Media Online Indonesia (SEMOI) menggelar pertemuan dan diskusi strategis dengan perwakilan Forum Masyarakat Subang Smartpolitan (FORMAS) di kediaman Bu Pera, Kabupaten Purwakarta.
Pertemuan tersebut membahas langkah kolaborasi, sinergitas program kerja, serta penguatan payung hukum bagi insan media dan para content creator di wilayah Purwakarta, Subang, dan Karawang.
Koordinator Bidang FORMAS dalam pertemuan itu menyampaikan penawaran kerja sama terkait legalitas organisasi. FORMAS yang diketuai Pak Purba dan fokus pada pengembangan kawasan Subang Smartpolitan termasuk kawasan industri BYD di Kalijati, membuka ruang bagi organisasi media untuk bernaung di bawah payung hukum lembaga tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memberikan penawaran bagi rekan-rekan media maupun komunitas untuk bernaung di bawah payung hukum FORMAS. Langkah ini dapat mempermudah legalitas dan koordinasi ke instansi terkait tanpa harus mengurus badan hukum baru dari awal yang membutuhkan proses serta biaya tersendiri,” ujar Koordinator Bidang FORMAS.
Soroti Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal
Selain persoalan legalitas, diskusi juga menyoroti isu lingkungan dan penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan Subang Smartpolitan. FORMAS menilai peran media sangat penting sebagai fungsi kontrol sosial dalam mengawal keterbukaan informasi publik, khususnya terkait porsi rekrutmen tenaga kerja untuk masyarakat setempat di lingkar kawasan industri.
Untuk memperkuat fungsi tersebut, FORMAS juga telah membentuk unit media tersendiri bernama Smartpolitan Express. Melalui wadah ini, para jurnalis dan content creator diharapkan dapat berkolaborasi aktif menyuarakan aspirasi masyarakat serta mengawal pembangunan kawasan industri di Subang agar tetap berpihak pada kepentingan warga.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan SEMOI diantaranya Bu Eva, Bu Pera, dan Bu Uis. Turut hadir Bu Diana dari Karawang yang didampingi suami yang juga merupakan Pimpinan Redaksi media GMN.
Kehadiran para wartawati dan insan media perempuan ini diharapkan mampu memberikan warna baru serta keberanian dalam menyuarakan isu-isu krusial dan strategis di wilayah Subang, Purwakarta, dan Karawang.
Kedua belah pihak sepakat untuk terus membangun komunikasi intensif guna merumuskan langkah kerja sama konkret ke depan.










