Bantah Tuduhan Humas Polres Karawang, Kuasa Hukum AJIB Soroti Dugaan

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG Bokir,id.- Insiden penangkapan pengedar Obat Keras Tertentu (OKT) oleh Satres Narkoba Polres Karawang di wilayah Dawuan, Kalihurip, Selasa (14/4/2026), memicu polemik serius. Dugaan intimidasi terhadap seorang jurnalis hingga pemaksaan penghapusan video liputan menuai sorotan dari kalangan praktisi hukum.

Kuasa hukum DPP Asosiasi Jurnalis Internasional Bersatu (AJIB), Surya Saragih, S.E., S.H., M.H., angkat bicara terkait peristiwa yang menimpa jurnalis berinisial AH. Ia secara tegas membantah pernyataan Humas Polres Karawang yang menyebut AH sebagai “wartawan gadungan”.

“AH adalah jurnalis resmi yang tergabung dalam organisasi AJIB dan memiliki identitas yang jelas. Pernyataan yang menyudutkan tersebut tidak benar dan berpotensi merugikan profesi jurnalis,” ujar Surya dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait tuduhan menghalangi tugas kepolisian, Surya menilai hal tersebut tidak berdasar. Menurutnya, aktivitas peliputan yang dilakukan AH merupakan bagian dari kerja jurnalistik dalam memenuhi hak publik atas informasi.

“Tidak ada bukti bahwa yang bersangkutan menghambat tugas aparat. Justru peliputan tersebut bertujuan memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan faktual,” tegasnya.

Polemik memuncak saat AH diduga mengalami tindakan represif di depan Mapolres Karawang. Ponsel miliknya disebut diambil paksa oleh oknum petugas dan seluruh rekaman video liputan dihapus.

Baca Juga:  APDESI Soroti Aksi Solidaritas Karang Taruna di Karawang, Minta Kasus Dugaan Pengeroyokan Diusut Tuntas

Surya menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kemerdekaan pers. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 4 ayat (3) yang menjamin hak pers dalam mencari dan menyebarluaskan informasi.

“Setiap bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers, dengan ancaman penjara maksimal dua tahun atau denda hingga Rp500 juta,” jelasnya.

Selain itu, tindakan tersebut juga dinilai berpotensi melanggar Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang implementasi prinsip dan standar HAM, yang mewajibkan aparat menghormati kebebasan berekspresi, termasuk profesi jurnalis.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak Polres Karawang masih terus dilakukan. Jurnalis AH disebut telah mendatangi kantor Polres pada Rabu (15/4) dan Kamis (16/4), namun belum berhasil menemui Kasi Humas karena alasan kesibukan.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan memunculkan desakan agar Kapolres Karawang segera mengambil langkah tegas untuk mengusut dugaan pelanggaran oleh oknum anggotanya. Peristiwa ini dinilai dapat mencederai hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers yang selama ini terjalin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Musda Golkar Karawang, Abdul Azis Dinilai Layak Pimpin DPD
PPTSB Jawa Barat Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi dan Pelestarian Budaya Batak
Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Nasional Berduka
Gubernur Mahyeldi Gandeng Danantara dan BUMN, Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis di Sumbar
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Pimpinan Redaksi Bokir.id Kunjungi SDN Kondangjaya II, Perkuat Sinergi Media dan Dunia Pendidikan
Polres Pasaman Barat Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kemampuan Pengendali Massa Personel
Mukab VIII Kadin Karawang Sukses Digelar, Rafiudin Tekankan Sinergi untuk Karawang Maju
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:56 WIB

Jelang Musda Golkar Karawang, Abdul Azis Dinilai Layak Pimpin DPD

Minggu, 19 April 2026 - 12:03 WIB

PPTSB Jawa Barat Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi dan Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 18 April 2026 - 12:41 WIB

Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Nasional Berduka

Jumat, 17 April 2026 - 14:04 WIB

Bantah Tuduhan Humas Polres Karawang, Kuasa Hukum AJIB Soroti Dugaan

Jumat, 17 April 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Mahyeldi Gandeng Danantara dan BUMN, Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis di Sumbar

Berita Terbaru