JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bokir,id.–  Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026, Ketua Umum Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI), Ade Julhaidir, CFLE, mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kebebasan pers serta mencegah terjadinya kriminalisasi terhadap wartawan di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Ade Julhaidir menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi yang berfungsi menyampaikan informasi kepada publik secara objektif, berimbang, dan bertanggung jawab,(25/4/2026).

“Menjelang HPN 2026, kami mengajak seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat, untuk menghormati kerja-kerja jurnalistik dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengarah pada kriminalisasi wartawan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang Pers, sehingga segala bentuk sengketa pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang telah diatur, seperti hak jawab dan hak koreksi, bukan melalui jalur pidana.

Baca Juga:  Polemik Parkir RSUD Karawang, Praktisi Hukum Desak APH Usut Dugaan Ijon Pokir DPRD

Ade Julhaidir juga menyoroti masih adanya kasus-kasus intimidasi, tekanan, hingga pelaporan hukum terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya di lapangan.Menurutnya, hal tersebut dapat menghambat kebebasan pers dan merugikan masyarakat luas.

“Pers yang merdeka adalah kunci transparansi dan kontrol sosial. Jika wartawan terus dibayangi ancaman kriminalisasi, maka fungsi kontrol terhadap kekuasaan akan melemah,” tegasnya.

APPI berharap momentum Hari Pers Nasional 2026 dapat menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap kebebasan pers, profesionalisme wartawan, serta penegakan hukum yang adil dan berimbang.

“HPN bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat sinergi antara pers dan semua pihak demi Indonesia yang lebih transparan dan demokratis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMK Pangeran Wijayakusuma Ikuti UKK Akuntansi 2026 Berbasis Industri
Ratusan ASN Dilantik, Pemkab Karawang Kukuhkan Kepala Sekolah Baru
Wujudkan Integritas, Bapas Kelas II Bogor Deklarasikan Ikrar Zero Pungli dan Narkoba
GMPI Desak DPRD Karawang Gelar RDP Terbuka Soal Parkir RSUD dan Pokir
Ketua GERMAS UNGKAP Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Isu Provokatif
Tokoh Advokat Karawang Apresiasi Promosi Doktor Laksma TNI Dr. Ade Prasetia
Warga Karawang Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polres, Kuasa Hukum Sebut Rugikan Klien
Jelang Idul Adha 2026, Sapi Kurban Hingga 1 Ton dari Boyolali Tersedia di Karawang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:16 WIB

Siswa SMK Pangeran Wijayakusuma Ikuti UKK Akuntansi 2026 Berbasis Industri

Sabtu, 25 April 2026 - 10:18 WIB

JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Ratusan ASN Dilantik, Pemkab Karawang Kukuhkan Kepala Sekolah Baru

Kamis, 23 April 2026 - 19:34 WIB

Wujudkan Integritas, Bapas Kelas II Bogor Deklarasikan Ikrar Zero Pungli dan Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 07:54 WIB

GMPI Desak DPRD Karawang Gelar RDP Terbuka Soal Parkir RSUD dan Pokir

Berita Terbaru