KARAWANG – Bokir,id.- Di tengah dinamika kehidupan rumah tangga yang tak selalu berjalan sesuai harapan, sebuah kisah penuh kebijaksanaan dan ketulusan datang dari seorang ibu, Laelatul Badriah,(23/3/2026).
Dengan sikap dewasa dan hati yang lapang, ia menyampaikan pesan menyentuh tentang arti keluarga yang sesungguhnya.
Laelatul Badriah mengungkapkan bahwa meski perjalanan hidup membawa pada jalan yang berbeda, kasih sayang sebagai orang tua tidak akan pernah berkurang, apalagi terbagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meski garis takdir membawa kami pada jalan yang berbeda, namun kasih sayang sebagai orang tua takkan pernah terbagi. Melihat senyum anak-anak adalah kebahagiaan tertinggi bagi kami,” ujarnya dengan penuh haru.
Ia menyebutkan, kebahagiaan terbesar terletak pada tumbuh kembang anak-anak yang tetap merasakan kehangatan keluarga.
Baginya, anak-anak tidak lagi melihat masa lalu orang tuanya, melainkan membutuhkan sosok “rumah” yang memberikan rasa aman dan nyaman.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada sosok ibu dari anak-anak tersebut yang dinilainya telah menjalankan peran dengan sangat baik.
Kedewasaan bukan tentang seberapa lama kita bersama, tapi tentang bagaimana kita tetap bisa menjadi ‘rumah’ bagi anak-anak meski sudah tak sejalan. Terima kasih kepada Mama Juheti di Palawad, Karawang Timur, yang telah menjadi ibu hebat bagi ketiga anak kita,” lanjutnya.

Menurutnya, menjaga keharmonisan dalam hubungan keluarga, meskipun dalam kondisi yang tidak lagi utuh, merupakan bentuk tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak. Ia menegaskan bahwa keluarga akan tetap menjadi keluarga, tanpa terputus oleh keadaan.
Pernyataan ini menjadi cerminan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Justru, dengan kedewasaan dan komunikasi yang baik, hubungan sebagai orang tua tetap bisa berjalan harmonis demi kepentingan anak.
Kisah ini pun menjadi inspirasi bagi banyak keluarga bahwa cinta dan tanggung jawab terhadap anak tidak mengenal batas, serta tetap dapat dijaga dalam balutan rasa saling menghargai dan kebersamaan.













