untuk mengungkap misteri Kematian wanita muda dikepahiang keluarga mengajukan permohonan otipsi

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

kepahian— Bengku

Bokir, id.,Kematian Gita Fitri Rama Dhani masih menyisakan banyak tanda tanya. Sejak awal, pihak keluarga menilai ada kejanggalan serius dalam proses penanganan kasus, mulai dari kronologi kematian hingga penanganan jenazah yang dinilai belum transparan,(27/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini, Kamis 26 Februari 2026, keluarga korban menyerahkan kuasa khusus melalui Surat Kuasa Khusus Nomor: 179/SK-KH/REI/II/2026. Tanpa menunggu lama, tim advokat yang dipimpin Rustam Efendi, S.H., MBA langsung menyampaikan permohonan otopsi dan pembongkaran makam (ekshumasi) kepada aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia di wilayah hukum Kabupaten Kepahiang.

Tim hukum keluarga yang mendampingi Rustam terdiri dari:
Mirzam Adli, S.H., M.H.
Nasarudin, S.H., M.H.
Lubis, S.H., M.H.
Aswandi, S.H.
Sarmadan Latetuny, S.H.
Holim Kimshu, S.H.

Rustam menegaskan bahwa langkah hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan hak hukum keluarga yang sah dan langkah awal untuk mengungkap kebenaran.

“Kuasa khusus baru diterima hari ini, Kamis 26 Februari 2026, dan tim kami langsung bergerak. Surat permohonan pembongkaran makam dan otopsi sudah kami sampaikan ke aparat. Ini hak hukum keluarga korban yang sah.
Banyak kejanggalan menyelimuti kematian Gita. Jika kematian ini wajar, hasil forensik akan membuktikannya. Jika ada unsur pidana atau kelalaian, hukum wajib ditegakkan tanpa kompromi. Aparat tidak boleh lambat atau menunda.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah, Pimred BOKIR.ID Sambangi Kantor Desa Kondangjaya

Beberapa data dan informasi terkait kasus ini akan kami buka pada waktunya. Tetapi inti dari langkah hari ini adalah pengajuan otopsi dan pembongkaran makam. Kami menuntut transparansi penuh, profesionalisme, dan akuntabilitas,” tegas Rustam.

Langkah cepat ini menandai perubahan sikap keluarga korban yang kini aktif memperjuangkan keadilan. Ekshumasi dan otopsi diyakini menjadi kunci untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan pertanggungjawaban hukum terhadap pihak terkait.

“Ini soal nyawa manusia, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap hukum. Jika aparat lambat bertindak, kami siap menempuh seluruh jalur hukum mulai gelar perkara khusus, pengaduan ke Propam, Itwasum, Kompolnas, Ombudsman, hingga Komnas HAM. Ini bukan ancaman, ini komitmen hukum. Keluarga korban berhak tahu kebenaran dan negara wajib menegakkan hukum,” tambah Rustam.

Publik kini menunggu respons aparat: apakah permohonan tim advokat akan segera ditindaklanjuti, atau kasus Gita akan terus menjadi sorotan nasional akibat lambatnya penegakan hukum? Satu yang pasti: dengan langkah tegas hari ini, keluarga dan tim hukum telah memulai fase baru perjuangan untuk keadilan.(BBM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak
Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa
Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Nikmatnya Bakso Tetelan Mamah Bila Karawang: Sensasi Tetelan Melimpah dan Kuah Mercon Pedas Gurih di Tirta Mulya
Mars APPI “Panji Kebenaran”, Teguhkan Semangat Pers Indonesia yang Berani dan Berintegritas
KARAWANG JADI PUSAT GAUNG SEMANGAT PERS: Mars APPI Karya Weliari Willy Resmi Menggema
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak

Rabu, 30 September 2026 - 17:06 WIB

Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa

Rabu, 30 September 2026 - 12:53 WIB

Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Berita Terbaru