JAKARTA – Bokir,id.- Panglima TNI, Agus Subianto, mengeluarkan peringatan keras kepada oknum anggota TNI yang terlibat dalam aktivitas tambang ilegal maupun yang mencoba menghalangi razia aparat penegak hukum,(28/3/2026).
Dalam pernyataannya pada Jumat (27/3), Agus menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi anggota TNI yang terbukti membekingi kegiatan tambang ilegal. Ia juga menekankan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan.
“Ini atensi Presiden, tidak ada lagi dari bawah sampai atas anggota saya yang bermain atau membackup tambang ilegal, apalagi sampai menghalangi polisi melakukan penertiban alat berat,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panglima TNI menegaskan, setiap oknum yang terbukti menghambat proses penegakan hukum akan langsung dikenai sanksi berat berupa pemecatan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjaga integritas institusi serta mendukung upaya pemberantasan praktik ilegal.
Selain itu, Agus juga membuka ruang pelaporan bagi masyarakat maupun wartawan jika menemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam aktivitas tersebut. Ia memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius.
“Silakan laporkan jika ada yang menghalangi penegakan hukum. Mereka sudah tahu risikonya,” tambahnya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen TNI untuk bersikap profesional dan tidak terlibat dalam praktik-praktik ilegal, sekaligus mendukung aparat kepolisian dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal di berbagai wilayah Indonesia.










