Polemik Usulan Parkir Gratis RSUD Karawang, Pengamat Hukum Soroti Hak Pers dan Desak Usut Dugaan Ijon Pokir

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – Bokir,id.-  Polemik usulan penggratisan biaya parkir di RSUD Karawang terus bergulir. Kali ini, Pengamat dan Praktisi Hukum, Asep Agustian, angkat bicara menanggapi dinamika yang berkembang, termasuk permintaan penghapusan salah satu pemberitaan media online oleh oknum anggota DPRD Karawang,(5/4/2026).

Sebelumnya, wacana parkir gratis tersebut disampaikan oleh anggota Komisi III DPRD Karawang dari Fraksi NasDem, Mulyadi. Namun, alih-alih hanya membahas substansi kebijakan, polemik justru melebar ke isu kebebasan pers dan dugaan praktik ijon proyek pokok pikiran (pokir) dewan.

Soroti Permintaan Take Down Berita

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asep Agustian, yang akrab disapa Askun, menegaskan bahwa produk jurnalistik tidak bisa dihapus begitu saja tanpa mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang melindungi kerja jurnalistik di Indonesia.

Menurutnya, pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan seharusnya menempuh mekanisme yang telah diatur, seperti menggunakan hak jawab atau mengajukan sengketa ke Dewan Pers.

Produk jurnalistik tidak bisa serta-merta dihapus. Kalau keberatan, gunakan hak jawab atau tempuh jalur sengketa di Dewan Pers,” ujar Askun, Minggu (5/4/2026).

Ia juga menilai, permintaan penghapusan berita menunjukkan kurangnya pemahaman sebagian pihak terhadap mekanisme kerja pers yang dilindungi undang-undang.

Desak APH Usut Dugaan Ijon Pokir

Tidak hanya menyoroti aspek kebebasan pers, Askun turut mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut dugaan praktik ijon proyek pokir yang melibatkan oknum anggota DPRD Karawang.

Ia mengaku memiliki pengetahuan terkait praktik tersebut, yang disebut-sebut merugikan masyarakat karena program pokir tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Ada dugaan ijon proyek pokir. Dana sudah diberikan, tapi proyeknya tidak ada. Bahkan dijanjikan kembali di anggaran perubahan, ungkapnya.

Baca Juga:  Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum

Askun menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, terutama yang berkaitan langsung dengan aspirasi masyarakat.

Ingatkan Wakil Rakyat Tidak Antikritik

Lebih lanjut, Askun mengingatkan agar anggota DPRD tidak bersikap arogan atau antikritik terhadap pemberitaan media. Ia menilai media massa memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam konteks keterbukaan informasi publik, masyarakat tidak selalu dapat menyampaikan aspirasi secara langsung ke lembaga legislatif. Oleh karena itu, media menjadi sarana penting dalam menyuarakan kepentingan publik.

Media punya aturan sendiri sebagai lex specialis. Kalau tidak setuju dengan pemberitaan, gunakan hak jawab, bukan meminta dihapus,tegasnya.

Permintaan Penghapusan Berita Picu Sorotan

Diketahui, polemik ini mencuat setelah adanya permintaan dari salah satu anggota DPRD Karawang kepada media online untuk menghapus berita berjudul “Dari Pada Gratiskan Parkir RSUD, GMPI Tantang Potong Tunjangan Anggota DPRD.

Permintaan tersebut disampaikan dengan alasan pemberitaan dinilai tidak netral. Padahal, pihak media disebut telah memberikan ruang klarifikasi melalui mekanisme hak jawab maupun komunikasi dengan narasumber terkait.

Anggota dewan tersebut juga menyebut bahwa usulan penggratisan parkir RSUD Karawang masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan resmi, sehingga dinilai tidak perlu dibesar-besarkan.

Komitmen Pengawasan

Menutup pernyataannya, Askun menegaskan bahwa dirinya bersama organisasi advokat PERADI akan terus memantau kinerja DPRD Karawang.

Ia mengingatkan agar para wakil rakyat menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan serta menghindari praktik yang berpotensi melanggar hukum.

Kalau tercium ada pelanggaran, kita akan kawal. Jangan sampai kasus korupsi berjamaah terulang kembali, tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak
Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa
Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Nikmatnya Bakso Tetelan Mamah Bila Karawang: Sensasi Tetelan Melimpah dan Kuah Mercon Pedas Gurih di Tirta Mulya
Mars APPI “Panji Kebenaran”, Teguhkan Semangat Pers Indonesia yang Berani dan Berintegritas
KARAWANG JADI PUSAT GAUNG SEMANGAT PERS: Mars APPI Karya Weliari Willy Resmi Menggema
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak

Rabu, 30 September 2026 - 17:06 WIB

Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa

Rabu, 30 September 2026 - 12:53 WIB

Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Berita Terbaru