Kenaikan Harga Material Konstruksi Ancam Proyek Infrastruktur Karawang, Pengamat Soroti HPS Tak Diperbarui

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang,- Bokir,id.- Rencana kenaikan harga bahan baku material konstruksi yang diperkirakan mulai berlaku per 1 Mei 2026 memicu kekhawatiran di kalangan penyedia jasa konstruksi (pemborong) yang selama ini terlibat dalam proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang,(29/4/2029).

Kenaikan tersebut disebut-sebut sebagai dampak lanjutan dari kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebelumnya telah ditetapkan pemerintah. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas biaya proyek, terutama bagi kontraktor yang mengikuti tender dengan perhitungan harga lama.

Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik, Asep Agustian SH., MH., yang akrab disapa askun, menilai persoalan ini tidak lepas dari kurangnya antisipasi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang. Ia menyoroti masih digunakannya Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang disusun pada Januari 2026, sebelum terjadi kenaikan harga BBM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya ada penyesuaian. Kalau HPS masih mengacu pada harga lama, sementara di lapangan sudah terjadi kenaikan signifikan, ini jelas merugikan penyedia jasa,” ujar askun, Rabu (29/4/2026).

Ia mencontohkan, harga beton mutu Fc’ 35 yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,3 juta per meter kubik (setelah PPN), diperkirakan akan mengalami kenaikan sekitar Rp200 ribu per meter kubik. Kenaikan tersebut tentu berdampak langsung pada struktur biaya proyek yang tengah ditenderkan.

Menurut askun, lemahnya pembaruan data harga pasar menunjukkan tidak optimalnya fungsi survei harga oleh pihak terkait. Ia menduga Dinas PUPR tidak melakukan pemutakhiran harga material konstruksi pasca kenaikan BBM, sehingga HPS yang digunakan dalam sistem LPSE dan e-katalog menjadi tidak relevan dengan kondisi terkini.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Ketua DPC Peradi Karawang Asep Agustian SH., MH. Ajak Umat Perkuat Silaturahmi dan Spirit Hijrah

“Saya menilai tidak ada survei harga pasar terbaru. Akibatnya, penyedia jasa yang mengikuti tender bisa mengalami kerugian karena perhitungan biaya tidak sesuai dengan realita di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para penyedia jasa untuk berhati-hati dalam mengikuti proses tender proyek infrastruktur dalam kondisi seperti saat ini. Ia bahkan menyarankan agar kontraktor tidak memaksakan diri jika perhitungan biaya dinilai berisiko merugikan.

“Kalau tidak siap dengan risiko, lebih baik tidak usah ikut. Jangan sampai ingin untung, malah buntung,” ujarnya.

Berdasarkan data dari sistem LPSE dan e-katalog Dinas PUPR Karawang, sejumlah proyek infrastruktur dengan nilai miliaran rupiah dijadwalkan akan dilelang pada awal Mei 2026. Di antaranya:

* Rekonstruksi Jalan Gembongan – Muara Baru senilai Rp5,7 miliar

* Peningkatan Jalan Ciranggon – Kutagandok senilai Rp7 miliar

* Pelebaran Jalan Karangjati – Cilamaya senilai Rp2,5 miliar

* Penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik – Tirtamulya senilai Rp10 miliar

Dengan kondisi harga material yang berpotensi naik, proses lelang proyek-proyek tersebut diperkirakan akan menghadapi tantangan, baik dari sisi minat peserta maupun kelayakan pelaksanaan di lapangan.

Situasi ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar segera melakukan penyesuaian kebijakan, guna menjaga keberlangsungan proyek serta melindungi para pelaku usaha jasa konstruksi dari potensi kerugian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung
Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum
Semarak HUT RI ke-81, Bendahara DPD APPI Karawang Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme
PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional
Resmi Naik Tipe Menjadi Polresta Karawang, DPD APPI Apresiasi Kepemimpinan Polri dan Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Insan Pers Menulis
SDN Kondangjaya 2 Gelar Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua Dukung Program Pendidikan Jawa Barat
Bendahara DPD APPI Karawang M. Supartawijaya Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Polres Karawang Menjadi Polresta Karawang
Ibu Wartini dan Ibu Iti Meriahkan Hajatan Mungut Mantu Keluarga Besar Bapak Yayan dan Ibu Warsih di Kampung Bendasari I
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Bendahara DPD APPI Karawang Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:15 WIB

PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:08 WIB

Resmi Naik Tipe Menjadi Polresta Karawang, DPD APPI Apresiasi Kepemimpinan Polri dan Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Insan Pers Menulis

Berita Terbaru