Guru Swasta di Karawang Tagih Janji KDM Soal Penebusan Ijazah Siswa

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG Bokir , id.- Sejumlah guru sekolah swasta tingkat SMK, SMA, dan sederajat di Kabupaten Karawang mengeluhkan belum terealisasinya janji Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pembayaran pengganti biaya penebusan ijazah siswa,(25/5/2026).

Meski sebagian sekolah telah menyerahkan ijazah kepada siswa sesuai instruksi pemerintah, hingga kini pihak sekolah mengaku belum menerima realisasi bantuan atau pengganti biaya yang sebelumnya dijanjikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kondisi tersebut membuat sejumlah guru swasta merasa terbebani, terutama karena selama ini operasional sekolah dan honor guru banyak bergantung pada pembayaran administrasi siswa, termasuk Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan biaya penyelesaian administrasi ijazah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang guru SMK swasta di Karawang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, keterlambatan pembayaran administrasi siswa berdampak langsung terhadap penghasilan para guru honorer.

“Kalau siswa tidak bayar SPP, kami digaji dari mana? Selama ini sekolah swasta memang mengandalkan pemasukan dari administrasi sekolah untuk operasional dan honor guru,” ungkapnya.

Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya tidak ingin memberatkan siswa maupun orang tua. Namun di sisi lain, sekolah swasta juga harus tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar dan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.

Menanggapi persoalan tersebut, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian atau yang akrab disapa Askun, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera merealisasikan janji bantuan kepada sekolah swasta.

Askun menilai, kondisi ekonomi guru swasta khususnya tenaga honorer perlu mendapat perhatian serius. Ia meminta pemerintah memahami situasi para guru yang selama ini menggantungkan penghasilan dari iuran pendidikan siswa.

Baca Juga:  Diduga Ada Aliran Dana Perizinan, Tujuh Oknum ASN di Karawang Disomasi Terkait Operasional TNM

“Saya meminta kepada Pak Dedi Mulyadi agar segera merealisasikan janjinya kepada sekolah swasta. Kasihan para guru honorer yang penghasilannya terbatas dan sangat bergantung pada pemasukan sekolah,” ujar Askun, Sabtu (23/5/2026).

Ia juga mengaku memahami kondisi psikologis para guru swasta yang dinilai tidak leluasa menyampaikan keluhan secara terbuka karena khawatir mendapat stigma atau tekanan tertentu.

“Mereka sulit bersuara secara terbuka. Karena itu saya ikut menyampaikan aspirasi para guru swasta ini agar pemerintah segera memberikan solusi,” tambahnya.

Diketahui, pada Februari 2025 lalu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan seluruh sekolah di Jawa Barat agar tidak menahan ijazah siswa dengan alasan tunggakan administrasi.

Kebijakan tersebut muncul setelah banyaknya keluhan masyarakat terkait biaya penebusan ijazah yang dianggap memberatkan orang tua siswa. Saat itu, KDM juga menegaskan bahwa bantuan pemerintah kepada sekolah swasta dapat dievaluasi apabila instruksi tersebut tidak dijalankan.

“Pilih menerima bantuan Rp600 miliar atau skema bantuan diubah langsung kepada masyarakat miskin dan siswa,” ujar KDM dalam keterangannya pada Minggu (2/2/2025) lalu.

Kini, para guru dan pengelola sekolah swasta berharap adanya kejelasan serta realisasi konkret dari pemerintah daerah agar keberlangsungan operasional sekolah dan kesejahteraan tenaga pendidik tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Haru dan Syukur, Laelatul Badriah Putri Pimpinan Redaksi Bokir.id Tunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci
Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung
Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum
Semarak HUT RI ke-81, Bendahara DPD APPI Karawang Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme
PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional
Resmi Naik Tipe Menjadi Polresta Karawang, DPD APPI Apresiasi Kepemimpinan Polri dan Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Insan Pers Menulis
SDN Kondangjaya 2 Gelar Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua Dukung Program Pendidikan Jawa Barat
Bendahara DPD APPI Karawang M. Supartawijaya Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Polres Karawang Menjadi Polresta Karawang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Penuh Haru dan Syukur, Laelatul Badriah Putri Pimpinan Redaksi Bokir.id Tunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Terpesona Keindahan Pulau Kelagian Kecil dan Pahawang di Lampung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Ketua DPC PERADI Karawang Asep Agustian Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Penegakan Hukum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Bendahara DPD APPI Karawang Ajak Insan Pers Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:15 WIB

PT Sarinah Petakan Potensi 47 Motif Khas Kain Tenun Ikat Tanimbar Siap Masuk Pasaran Nasional

Berita Terbaru