KARAWANG – Bokir, id.- Ketua Umum DPP Gerakan Siliwangi Indonesia (GSI), H. Enjang Effendi, SE., SH., MH., meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang menyusul munculnya keresahan masyarakat akibat beredarnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas yang bertentangan dengan norma sosial.
Menurut H. Enjang Effendi, setiap laporan maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat harus disikapi secara cepat, profesional, dan objektif melalui proses pendalaman serta pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan maupun ketentuan perizinan, maka harus ada tindakan tegas, transparan, dan berkeadilan sesuai mekanisme hukum,” ujarnya kepada awak media, Rabu (10/06/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK). Mereka mendesak pemerintah daerah agar meningkatkan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam yang dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
H. Enjang Effendi menegaskan bahwa Kabupaten Karawang dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius, budaya, serta kearifan lokal. Oleh karena itu, setiap bentuk usaha yang beroperasi di wilayah Karawang harus menghormati norma hukum dan nilai sosial yang hidup di tengah masyarakat.
“Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, pemerintah tidak boleh ragu menjatuhkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Namun seluruh proses harus dilakukan berdasarkan fakta, bukti, dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.
Selain mendorong penegakan hukum, Ketua Umum DPP GSI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah dan menyampaikan aspirasi secara damai serta sesuai koridor konstitusi.
Ia turut mengimbau para orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan agar memperkuat pembinaan karakter generasi muda sebagai benteng menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
“Masa depan Karawang tidak hanya ditentukan oleh kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kita bersama dalam menjaga nilai moral, etika, serta tanggung jawab sosial sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkas H. Enjang Effendi, SE., SH., MH.










