KARAWANG – Bokir, id.- Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari aspirasi H. Imron, Anggota DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) 4, kembali dirasakan manfaatnya oleh warga Kecamatan Tempuran,(24/9/2026).
Kali ini, giliran Hasanudin, warga Dusun Kalanasem RT 08/RW 04, Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, yang menerima bantuan perbaikan rumah. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya bantuan tersebut.
Menurut Hasanudin, bantuan Rutilahu ini sangat berarti dan menjadi harapan yang akhirnya menjadi nyata bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Haji Imron atas aspirasinya yang telah terealisasi di wilayah kami. Semoga setelah diperbaiki, rumah ini bisa menjadi lebih nyaman sehingga saya dan keluarga betah untuk menempatinya,” ujar Hasanudin.
Ia menilai, program perbaikan rumah tidak layak huni merupakan kebutuhan dasar yang sangat membantu masyarakat kecil. Di tengah keterbatasan ekonomi, tidak semua warga mampu memperbaiki rumahnya secara mandiri.
Karena itu, Hasanudin berharap program pro-rakyat seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Harapan saya, semoga Pak Haji Imron terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan program-program seperti ini bisa terus berjalan. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak warga yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan,” katanya.
Lebih dari sekadar perbaikan fisik, Hasanudin merasakan bantuan ini memberikan rasa aman dan ketenangan baru bagi keluarganya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendorong terealisasinya program tersebut.
“Terima kasih kepada Haji Imron dan semua pihak yang sudah membantu. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk keluarga kami dan menjadi berkah,” pungkasnya.
Realisasi Rutilahu di Dusun Kalanasem, Desa Pagadungan ini menunjukkan komitmen DPRD Karawang dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar papan yang layak, aman, dan nyaman.










