PANDEGLANG, BOKIR.ID – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan Haul Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) di Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan keagamaan tersebut digelar pada Senin siang selepas salat Dzuhur. Acara dihadiri para santri, wali santri, ibu-ibu Majlis Ta’lim, para pembimbing, serta masyarakat Desa Curugbarang dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Ibu Alimatul Hayati dan Ustazah Halimatulsadiyah, yang ikut mendampingi dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan bersama para jamaah dan santri TPQ Al-Hijra.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tahlil, tahmid, serta pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh jamaah bersama-sama melantunkan Mahalul Qiyam sebagai ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Pembacaan Mahalul Qiyam dipimpin langsung oleh Dewan Pembina Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra, Ustadz H. Dede Hanapi, didampingi Ustazah Gina Mahfudhoh dan Ratna selaku pembimbing/guru TPQ Al-Hijra.
Lantunan shalawat yang menggema membuat para jamaah larut dalam suasana penuh kekhusyukan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Dede Hanapi menyampaikan pentingnya menjadikan peringatan Haul dan Maulid sebagai momentum untuk mengambil ibrah serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dan keteladanan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

“Haul ini bukan sekadar mengenang wafatnya seorang wali besar, tetapi untuk mengambil ibrah, meneladani ketaatan, keikhlasan, dan perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Islam. Dirangkaikan dengan Maulid Nabi agar kita semakin mencintai Rasulullah dan mengamalkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustadz H. Dede Hanapi.
Sementara itu, Ratna, selaku pembimbing TPQ Al-Hijra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter dan akhlak para santri sejak dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga memiliki adab serta kecintaan kepada Nabi dan para ulama sebagai pewaris Nabi,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pengurus Majlis Ta’lim, para pembimbing, santri, wali santri, dan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Desa Curugbarang serta kemajuan para santri TPQ Al-Hijra. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara pengurus, guru, santri, wali santri, dan masyarakat.
Melalui kegiatan Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra berharap kegiatan keagamaan ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai-nilai akhlak kepada generasi muda, serta meningkatkan keimanan masyarakat Desa Curugbarang dan sekitarnya.
(Red) Ratna.










