
KARAWANG – Bokir, id.– Pihak Karang Taruna Desa Tamelang saat ini tengah menunggu tindak lanjut dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) terkait audiensi pemenuhan kontribusi dan sinergitas perusahaan yang berada di lingkungan mereka, salah satunya PT. Dean Shoes. Isu ini menjadi perhatian serius setelah adanya desakan agar pihak pengelola kawasan bisa bersikap adil terhadap desa terdampak.
Sekretaris Jenderal Karang Taruna Desa Tamelang, Alpiyan, menjelaskan bahwa perwakilan pemuda dan masyarakat sebenarnya telah mendatangi lokasi untuk meminta transparansi dan kejelasan dari pihak manajemen. Namun, proses mediasi dialihkan dan dijembatani langsung oleh pihak kepolisian,(25/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita sebenarnya ingin audiensi, tapi tadi sudah dijelaskan oleh Bapak Kapolsek bahwa masalah ini akan ditindaklanjuti dan dikawal oleh Polsek Klari. Mudah-mudahan nanti langkah ke depannya ada kabar baik untuk menuju musyawarah mufakat yang baik,” ujar Alpiyan saat diwawancarai di lokasi.
Siapkan Langkah Konsolidasi Tingkat Kabupaten
Ketika disinggung mengenai langkah yang akan diambil apabila proses mediasi ini tidak membuahkan hasil atau mengalami jalan buntu, Alpiyan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Karang Taruna Desa Tamelang siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Hari ini kami pun akan terus berkonsolidasi dengan Karang Taruna Kabupaten, karena ini kan masih ranahnya Karang Taruna juga. Mengingat Karang Taruna itu memiliki afiliasi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, sampai ke tingkat nasional. Kami akan terus berkonsolidasi sampai menemukan bagaimana kepastiannya,” tegasnya.
Berharap Sinergitas dengan Tenant Kawasan BIP
Di akhir pernyataannya, Alpiyan menyampaikan harapan besar para pemuda desa setempat agar terjalin hubungan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan antara masyarakat, pengelola kawasan, dan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Harapan penutup dari Karang Taruna, kami ingin bisa bersinergi dengan pengelola kawasan maupun dengan tenant-tenant yang ada di kawasan BIP ini,” pungkas Alpiyan.

Hingga saat ini, pihak pemuda Desa Tamelang masih terus mengawal jalannya komunikasi tersebut dan berharap komitmen nyata dari pihak manajemen industri demi kesejahteraan warga sekitar.










