Tanimbar (Maluku) – Bokir, id.-
Kain Tenun Ikat Tanimbar bersiap menembus pasar nasional. Produk budaya kebanggaan masyarakat Kepulauan Tanimbar ini kini mendapat perhatian serius melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, INPEX Masela Ltd, PT Sarinah, dan ID Survey untuk memetakan potensi UMKM sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu masuk ke pasar yang lebih luas,(31/7/2026).
Langkah strategis tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan ke sentra UMKM Tenun Ikat Tanimbar di Kota Saumlaki, Rabu (29/7/2026). Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, mendampingi langsung tim dari INPEX Masela Ltd, PT Sarinah, dan ID Survey melihat proses produksi hingga kualitas hasil tenun para pengrajin.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengidentifikasi potensi unggulan daerah sekaligus mempersiapkan produk tenun Tanimbar agar memenuhi standar pemasaran nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar diketahui memiliki sedikitnya 47 motif tenun ikat khas yang tersebar di berbagai kecamatan. Setiap motif memiliki filosofi, nilai sejarah, dan identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga menjadi kekayaan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Potensi tersebut menjadi daya tarik bagi PT Sarinah untuk melakukan kurasi produk. Ke depan, perusahaan BUMN tersebut akan mendukung pengemasan, pengembangan desain, hingga promosi berbagai produk berbasis tenun ikat Tanimbar agar semakin diminati pasar.
Tidak hanya kain tenun autentik, pengembangan juga diarahkan pada produk turunan seperti busana bernuansa tenun modern, aksesori, serta berbagai produk kreatif yang tetap mempertahankan identitas budaya asli Tanimbar.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, Senior Professional SCM INPEX Masela Ltd Juli Indira Wardhana, Marketing, Promotion & Event Group Head PT Sarinah, Elsa Laela Dwi beserta tim, serta Sustainability Analyst Surveyor Indonesia sekaligus Tim ID Survey, Rica Sandra Amelia.
Dalam kunjungan tersebut, Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi UMKM lokal untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan membawa Kain Tenun Ikat Tanimbar menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di tingkat nasional.
(Mas Agus).










