Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, BOKIR.ID – Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berada di atas lahan bekas PT Beesco Indonesia di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat,(1/10/2026).

Lahan seluas sekitar 16 hektare tersebut diketahui merupakan bekas area PT Beesco Indonesia yang disebut telah menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya sejak 2023.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini terdapat sekitar empat perusahaan yang menjalankan aktivitas di kawasan tersebut, yakni PT JNT Express, PT SKI yang bergerak dalam produksi Alderon, PT Patiha yang disebut digunakan sebagai gudang televisi, serta PT Topan Plasindo Lestari yang bergerak sebagai gudang biji plastik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari mantan HRD PT Beesco Indonesia, Asep Agustian, S.H., M.H. Menurutnya, PT Beesco telah menghentikan seluruh kegiatan operasional sejak 2023.

“PT Beesco sudah lama ditutup total sejak tahun 2023. Saya sendiri yang menandatangani penutupan itu. Sudah tidak ada kegiatan apa pun,” ujar Asep Agustian, Kamis (1/10/2026).

Meski demikian, menurut Asep, nama PT Beesco masih terlihat pada bagian bangunan bekas pabrik produksi sepatu tersebut. Ia menegaskan, aktivitas perusahaan yang kini terlihat di lokasi bukan merupakan kegiatan operasional PT Beesco.

Pertanyakan Perubahan Fungsi Site Plan

Asep yang juga dikenal sebagai praktisi hukum dan pengamat kebijakan mempertanyakan status perizinan serta perubahan fungsi kawasan tersebut.

Ia mengaku mendapat informasi bahwa lahan bekas PT Beesco sebelumnya akan dijual. Sementara mengenai kabar bahwa lahan tersebut kemudian digunakan atau disewakan kepada sejumlah perusahaan, Asep mengaku belum mengetahui secara pasti mekanismenya.

Namun, apabila benar terjadi perubahan penggunaan lahan dari kegiatan pabrikasi menjadi pergudangan, menurut Asep, perlu dipastikan terlebih dahulu apakah perubahan tersebut telah mendapatkan persetujuan dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau sekarang ada aktivitas perusahaan, yang perlu dipastikan adalah izin dan site plan-nya. Karena setahu saya, site plan sebelumnya untuk pabrikasi, bukan pergudangan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dugaan Penyerobotan Lahan Sawah di Cilamaya Karawang, Hj. Nurtisem Bersama Suami Tempuh Jalur Hukum dan Disorot Media

Menurut Asep, pemerintah daerah perlu memastikan apakah telah terjadi perubahan fungsi dari kawasan pabrikasi menjadi pergudangan dan apakah seluruh proses administrasi serta perizinannya telah ditempuh.

“Harusnya perusahaan mengurus izin perubahan site plan terlebih dahulu sebelum melakukan operasional. Sekarang pertanyaannya, Pemda tahu atau tidak ada perubahan alih fungsi dari pabrikasi menjadi pergudangan di sana,” katanya.

Desak Pemkab Karawang Lakukan Sidak
Atas kondisi tersebut, Asep meminta Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan pemeriksaan lapangan secara langsung untuk memastikan status kegiatan dan kelengkapan perizinan perusahaan yang beroperasi di lokasi.

“Saya minta kepada Bupati, turunkan tim gabungan untuk sidak. Ini penting untuk memastikan seluruh perizinannya sesuai dan tidak ada pelanggaran administrasi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah PT Beesco Indonesia masih menjalankan aktivitas produksi.

“Saya tegaskan PT Beesco sudah tutup. Jangan sampai nanti ada anggapan PT Beesco masih aktif,” ujarnya.

Asep menambahkan, pemerintah daerah juga perlu memastikan perubahan fungsi lahan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan tetap berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau memang dari pabrikasi berubah menjadi gudang, harus dipastikan perubahan izinnya. Apalagi aktivitas pergudangan tentu perlu dilihat juga dampaknya terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Selain persoalan administrasi dan tata ruang, Asep turut meminta pihak terkait memastikan status tenaga kerja yang berada di kawasan tersebut. Ia menyebut adanya dugaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di lokasi dan meminta instansi berwenang melakukan pengecekan apabila diperlukan.

“Kalau memang ada dugaan TKA, pihak terkait termasuk imigrasi perlu melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya,” pungkas Asep.

Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai status kepemilikan atau sewa lahan, perubahan site plan, serta kelengkapan perizinan empat perusahaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bokir.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa
Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi
Nikmatnya Bakso Tetelan Mamah Bila Karawang: Sensasi Tetelan Melimpah dan Kuah Mercon Pedas Gurih di Tirta Mulya
Mars APPI “Panji Kebenaran”, Teguhkan Semangat Pers Indonesia yang Berani dan Berintegritas
KARAWANG JADI PUSAT GAUNG SEMANGAT PERS: Mars APPI Karya Weliari Willy Resmi Menggema
Diluncurkan, Mars APPI Karya Weliari Willy Kobarkan Semangat Pewarta Pers Indonesi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Aktivitas Empat Perusahaan di Lahan Bekas PT Beesco Karawang Dipertanyakan, Askun Desak Pemkab Lakukan Sidak

Rabu, 30 September 2026 - 17:06 WIB

Maulid Nabi 1448 H di SDN Kondangjaya II Karawang, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dan Gali Potensi Siswa

Rabu, 30 September 2026 - 12:53 WIB

Pemdes Kondangjaya Gandeng UNSIKA Dorong Digitalisasi UMKM melalui Workshop Lapak UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WIB

Khidmat, Majlis Ta’lim & TPQ Al-Hijra Curugbarang Gelar Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Maulid Nabi

Berita Terbaru