KARAWANG, Bokir.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang terus memperkuat strategi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,(14/8/2026).
Di bawah kepemimpinan Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., Bapenda Karawang tidak hanya fokus pada peningkatan penerimaan pajak daerah, tetapi juga mendorong penguatan pelayanan publik, digitalisasi perpajakan, serta sinergi lintas sektor hingga tingkat kecamatan dan desa.
Kepala Bapenda Kabupaten Karawang, Sahali Kartawijaya, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pajak daerah bukan sekadar kewajiban masyarakat, melainkan salah satu instrumen penting dalam menopang pembiayaan pembangunan daerah.
“Peningkatan PAD dan keberhasilan program daerah sangat bergantung pada sinergitas serta komitmen antarinstansi. Bapenda Karawang berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat,memastikan keberlanjutan pembangunan, serta mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan tepat sasaran,” ujar Sahali.
Tiga Fokus Strategis Bapenda Karawang
1. Digitalisasi dan Kemudahan Pelayanan Pajak
Bapenda Karawang terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan perpajakan daerah. Digitalisasi diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Transformasi pelayanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pendapatan daerah.
2. Memperkuat Sinergi Lintas Sektor
Penguatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung optimalisasi PAD.
Kolaborasi lintas sektor tidak hanya diarahkan pada persoalan perpajakan, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat, implementasi kebijakan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
3. Mengedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif
Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak daerah, Bapenda Karawang mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dan edukatif.
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus manfaat pajak daerah bagi keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran yang tumbuh dari pemahaman, bukan semata-mata karena kewajiban administratif.
PAD Optimal, Pembangunan Berkelanjutan
Melalui penguatan pelayanan, digitalisasi, kolaborasi lintas sektor, serta pendekatan humanis kepada masyarakat, Bapenda Karawang terus berupaya menjaga optimalisasi penerimaan daerah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Optimalisasi PAD pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai angka penerimaan daerah, tetapi juga bagaimana pendapatan tersebut dapat menopang program pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Dengan pengelolaan pendapatan daerah yang optimal dan akuntabel, pembangunan Kabupaten Karawang diharapkan terus bergerak maju serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.










