KARAWANG, BOKIR.ID – Tidak semua orang mendapatkan kesempatan menjadi tamu Allah SWT di Tanah Suci. Kesempatan istimewa itulah yang kini tengah dirasakan Neng Laelatul Badriah, putri sulung Pimpinan Redaksi Bokir.id, M. Supartawijaya, dan Badriah. Di usianya yang masih muda, ia dipercaya Allah SWT untuk menjejakkan kaki di Baitullah dan menunaikan ibadah umroh dengan penuh kekhusyukan,(2/8/2026).
Kabar bahagia tersebut diterima keluarga pada Minggu (2/8/2026). Laelatul Badriah dilaporkan telah tiba di Makkah Al-Mukarramah dalam keadaan sehat dan selamat serta mulai menjalankan seluruh rangkaian ibadah umroh dengan lancar.
Di tengah lautan jutaan umat Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia, Laelatul Badriah berdiri menghadap Ka’bah dengan hati yang dipenuhi rasa syukur.
Momen penuh haru itu kemudian diabadikan melalui sebuah video singkat yang memperlihatkan dirinya berada di pelataran Masjidil Haram.
Dengan penuh kerendahan hati, ia menyampaikan kalimat yang menjadi cerminan keimanan dan rasa syukurnya.
“Bukan aku yang mampu, tapi Allah yang menolongku,” ujar Laelatul Badriah.
Ungkapan singkat tersebut menyentuh hati banyak orang. Sebab, di balik setiap langkah menuju Baitullah tersimpan keyakinan bahwa panggilan ke Tanah Suci bukan semata karena kemampuan manusia, melainkan atas izin, pertolongan, dan kehendak Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berhenti di situ, Laelatul Badriah juga mengungkapkan ketenangan jiwa yang ia rasakan selama berada di rumah Allah.
“Tempat ternyaman, di mana aku tidak memikirkan dunia dan segala dramanya,” ungkapnya.

Kalimat sederhana itu menggambarkan kedamaian batin yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Di hadapan Ka’bah, hiruk-pikuk kehidupan seolah sirna, berganti dengan ketenangan, doa, dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Bagi kedua orang tuanya, keberangkatan sang putri ke Tanah Suci merupakan nikmat yang tak ternilai. Rasa haru dan syukur pun tak mampu disembunyikan.
“Alhamdulillah, pada hari ini putri kami telah berada di Tanah Suci dalam keadaan selamat dan seluruh rangkaian ibadah umrohnya berjalan lancar. Sebagai orang tua kami tentu merasa sangat bersyukur dan terharu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan kelancaran hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya, menjadikannya umroh yang mabrur, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan semua yang mendoakan,” ujar M. Supartawijaya.
Ucapan doa dan dukungan pun terus mengalir dari keluarga, kerabat, sahabat, hingga seluruh jajaran Redaksi Bokir.id. Mereka berharap Laelatul Badriah senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, dan kemudahan dalam menyempurnakan setiap rukun ibadah hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar perjalanan lintas negara, melainkan perjalanan hati untuk semakin mendekat kepada Sang Pencipta. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di hadapan Ka’bah dikabulkan Allah SWT, setiap langkah ibadah bernilai pahala, dan setiap tetes air mata yang jatuh menjadi saksi keikhlasan seorang hamba dalam mencari ridha-Nya.
Keluarga besar Bokir.id turut memanjatkan doa agar Laelatul Badriah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, memperoleh umroh yang mabrur, serta kembali ke Karawang dengan membawa keberkahan, ketenangan jiwa, dan semangat baru untuk menebarkan kebaikan kepada sesama.










